Friday 19th September 2014

Home » Bali Feature » Malam Charity Art Event di Bledog Artspace

Charity Art Event di Bledog Artspace (Foto: GUs Wira)

[JOURNALBALI.COM] Sekelompok seniman di ubud (28/11) menggelar acara malam  Charity Art Event yang di selenggarakan di Bledog Artspace, Ubud,  Bali.

Gelaran acara diisi pameran dan  lelang lukisan yang diikuti oleh puluhan seniman yang sebagian besar berdomisili di Ubud.Hasil penjualan dan lelang lukisan disumbangkan kepada para korban bencana alam di Wasior, Mentawai dan Merapi.

Pada pameran seni memasang  tajuk Fill Up This Box yang menggelar  lebih dari 40 lukisan berukuran alit, menampilkan antara lain karya Suklu, Anas Etan, Djunaiedi Kenyut, Edi Ableh, Anwar Djuliadi, Purwadi Dinoyo, Nyoman Sujana Kenyem, Yono San, dan lain-lain. Disamping itu ditayangkan juga video art yang bertemakan street art.

Pembukaan acara dimeriahkan oleh pertunjukan musik dan performance art. Di bagian beranda belakang digelar  performance dua perempuan berpacak bagai butha bergelantungan pada kain merah. Seorang peniup saxophone berusaha merespon setiap gerak, dengan tiupan melengking dan berirama sembari meneriakan kata,”Merapi!”

Gelaran pertunjukan pun beralih di bagian halaman galeri. Suara saxophone terdengar melengking diiringi tetabuhan perkusi. Seorang perempuan menari dengan gemulai. Nicole, demikian nama penari itu, dengan spontan menari mengikuti irama musik yang mengalun rampak.

Disela-sela pertujnukan seni, juga dilakukan pengumpulan dana bagi para korban bencana alam yang disumbangkan secara sukarela oleh para seniman yang hadir dalam acara tersebut.

Berbeda dengan umumnya dengan galeri di Ubud yang hanya tempat ajang jual-beli karya seni, Bledog Artspace membuka ruang alternative bagi perkembangan genre seni yang lain. “Di sini kami mengelolanya secara kekeluargaan, lintas budaya dan  tidak kaku,” kata Djunaedi Kenyut, koordinator program Bledog Artspace. Ya, cukup banyak tamu yang datang malam itu, dengan berbagai latar budaya, selain seniman Bali dan pelukis rantau yang bermukim di Ubud, nampak juga seniman dari mancanegara berpartisipasi dalam acara yang diselenggarakan dengan kekeluargaan.

(Gus Wira / JB)

  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • Twitter

Baca Juga

Leave a Reply

About Us | Contact Us
© 2010 Journal Bali · Subscribe:PostsComments