Saturday 19th May 2012

Home » Fiction

Tamu di Tengah Hujan

Cerpen HANNA FRANSISCA Ilustrasi Helmi Haska LELAKI itu khusuk mengais tempat sampah di samping gardu pasar. Puluhan ekor lalat hijau berdengung, dan  mengitari kepala. Tapi ia tidak menghiraukan. Ia juga tidak peduli, dan sedikit pun tidak terusik oleh...

Dadong Kerti

Cerpen FANNY J.POYK Ilustrasi: Suparta INI rumah ke dua belas yang kami tempati. Dua belas tahun menetap di Denpasar, Bali, dua belas kali sudah kami pindah rumah. Ayah menata hidup kami mirip kehidupan gipsy, bosan di satu desa, di satu banjar, ia memutuskan...

Cinta Lara

Cerpen  FANNY J. POYK Ilustrasi SESUNGGUHNYA Lara setuju bila dikatakan cinta itu buta. Ketika cinta itu datang, merangsek dan mengoyak-ngoyak perasaannya, Lara bagai kerbau yang dungu, yang berjalan patuh mengikuti arah cinta yang ia rasa. Ya, ia seperti...

Sembahyang Makan Malam

Cerpen HANNA FRANSISCA Ilustrasi karya Zaini AYAM  jantan yang dikebiri, yang oleh kodrat manusia diganti nama menjadi jam kai, kini terbaring mati. Tubuhnya gemuk. Barangkali dulu jam kai adalah calon petarung sejati, dengan taji runcing setajam pisau....

Aku dan Cinta

Ilustrasi karya Ishida Tetsuya oleh  Fanny J. Poyk KUTULIS kisah ini tanpa menyinggung siapa yang telah   kusinggung dan siapa yang telah tersinggung. Aku tidak mau menyebutkan nama karena nama sarat dengan berbagai tendensi ketersinggungan yang sewaktu-waktu...

Kuburan Kota Bunga

oleh Hanna Fransisca Ilustrasi karya Nam Chau Pokok Manggis adalah surga bagi orang yang beriman pada arak, pada angka, pada peruntungan nasib, dan percaya pada hal-hal ghaib. Di pojok depan kuburan Tionghoa, melewati jalanan  keras berbatu, berdiri...

Empat Musim

Cerpen Fanny J. Poyk JAY, kutunggu balasan surat keseratus yang kukirim untukmu. Merpatiku terbang membisu menembus cakrawala, kepaknya yang gagah dengan moncong kosongnya tak sedikit pun memberi tanda kalau kau punya sedikit rindu yang kutunggu...

Kain Batik Ibu

oleh Fanny J. Poyk AKU membuka lemari antik ibuku. Kuperhatikan tumpukan kain batik yang tersusun rapi di beberapa rak yang ada di lemari. Mataku tertuju pada kain batik coklat tua dengan warna sedikit memudar. Aku tidak tahu apakah itu batik...

Kemilau Danau

oleh Adek Alwi Lukisan: Kerry Pandegrast SEJUK sekali! Di mana ini?” Mirna memeluk tangan, menengok berkeliling. Hijau daun di mana-mana. Bunga aneka warna. “Embun Pagi,” jawab Herman di luar mobil. “Tiga puluh kilo dari Bukittinggi....

Kuda Lumping

Oleh Gerson Poyk Ilustrasi (Foto: Kendali Kendalisodo) RUMAH makan Papacili didatangi seorang anak berusia empat belas tahun yang hanya memakai celana tanpa baju. “Mau makan, Nak?” tanya Papacili. “Mau, Pak, tapi tidak punya uang.” “Siapa...
About Us | Contact Us
© 2010 Journal Bali · Subscribe:PostsComments