Saturday 19th May 2012

Home » Esai

Sebuah Kota yang Tak Selesai, Takkan Pernah Selesai….

oleh Zen RS PADA dini hari itu, saya nyangkruk di salah satu sudut Bundaran Hotel Indonesia (BHI). Angin tak begitu kencang, jalanan –seperti biasanya jika sudah dini hari—terlihat lebih sunyi. Sementara bulan tampil dalam sosoknya yang “penuh-seluruh-sungguh”. Situasi...

Malam Lebaran

oleh Zen RS BULAN tak pernah akrab dengan malam lebaran, bahkan kendati seorang penyair pernah menulis puisi yang misterius tentang hubungan rahasia antara malam lebaran, bulan dan kuburan. Malam Lebaran Bulan di atas kuburan Sajak yang muncul pertama...

Yogyakarta, Napas Puisi yang Panjang

oleh Warih Wisatsana BUKAN hal yang istimewa, seorang perupa atau novelis menghasilkan karya yang bertemakan kehidupan sebuah kota. Tak sedikit pula puisi tercipta lantaran penyairnya terilhami oleh tempat-tempat yang sempat disinggahinya. Di sisi lain,...

Vagina yang Haus Sperma: Heteronormatifitas dan Falosentrisme dalam Novel Ayu Utami

oleh Katrin Bandel BEBERAPA waktu yang lalu saya sempat berdebat dengan seorang kawan mengenai karya Ayu Utami. Setelah membaca beberapa tulisan saya yang mengkritik karya itu dan mempertanyakan politik sastra seputarnya, kawan saya tersebut dapat memahami...

Hadiah Sastera “Rancage” 2010

Oleh Ajip Rosidi ALHAMDULILLAH pada tahun ini untuk ke-22 kalinya Hadiah Sastera “Rancagé” diberikan untuk sastera bahasa Sunda, yang ke-17 kalinya untuk sastera bahasa Jawa, untuk yang ke-14 kalinya untuk sastera bahasa Bali dan untuk kedua kalinya...

Dikutuk-sumpahi Eros

Oleh Saut Situmorang Soalnya adalah apa mungkin seseorang mencapai kesadaran akan kematiannya hanya melalui pengalaman patah cinta? PERSOALAN cinta adalah persoalan klise dalam dunia sastra. Beribu puisi telah tercipta sejak manusia pintar berkata-kata...
About Us | Contact Us
© 2010 Journal Bali · Subscribe:PostsComments