Home » Esai
oleh Zen RS
PADA dini hari itu, saya nyangkruk di salah satu sudut Bundaran Hotel Indonesia (BHI). Angin tak begitu kencang, jalanan –seperti biasanya jika sudah dini hari—terlihat lebih sunyi. Sementara bulan tampil dalam sosoknya yang “penuh-seluruh-sungguh”.
Situasi...
oleh Zen RS
BULAN tak pernah akrab dengan malam lebaran, bahkan kendati seorang penyair pernah menulis puisi yang misterius tentang hubungan rahasia antara malam lebaran, bulan dan kuburan.
Malam Lebaran
Bulan di atas kuburan
Sajak yang muncul pertama...
oleh Warih Wisatsana
BUKAN hal yang istimewa, seorang perupa atau novelis menghasilkan karya yang bertemakan kehidupan sebuah kota. Tak sedikit pula puisi tercipta lantaran penyairnya terilhami oleh tempat-tempat yang sempat disinggahinya. Di sisi lain,...
oleh Katrin Bandel
BEBERAPA waktu yang lalu saya sempat berdebat dengan seorang kawan mengenai karya Ayu Utami. Setelah membaca beberapa tulisan saya yang mengkritik karya itu dan mempertanyakan politik sastra seputarnya, kawan saya tersebut dapat memahami...
Oleh Ajip Rosidi
ALHAMDULILLAH pada tahun ini untuk ke-22 kalinya Hadiah Sastera “Rancagé” diberikan untuk sastera bahasa Sunda, yang ke-17 kalinya untuk sastera bahasa Jawa, untuk yang ke-14 kalinya untuk sastera bahasa Bali dan untuk kedua kalinya...
Oleh Saut Situmorang
Soalnya adalah apa mungkin seseorang mencapai kesadaran akan kematiannya hanya melalui pengalaman patah cinta?
PERSOALAN cinta adalah persoalan klise dalam dunia sastra. Beribu puisi telah tercipta sejak manusia pintar berkata-kata...