<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Journal Bali</title>
	<atom:link href="http://www.journalbali.com/comments/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.journalbali.com</link>
	<description>Journal Bali</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Oct 2011 18:46:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Pertarungan Imanensi Versus Transendensi by Amato Assagaf</title>
		<link>http://www.journalbali.com/books/book-review/pertarungan-imanensi-versus-transendensi.html/comment-page-1#comment-2575</link>
		<dc:creator>Amato Assagaf</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 18:46:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=2782#comment-2575</guid>
		<description>Individu sebagai subjek imanen tidak berada dalam dirinya lewat kehadiran yang-lain. Meski demikian yang-lain akan selalu berada bersama individu sebagai individu lain. Maka sosialitas dalam pemahaman ini tidak dapat dilihat sebagai yang ada di luar individu, tetapi yang berada bersama setiap individu. Dan sedikit komentar mengenai tritunggal penindas Agama-Negara-Pasar. Mudah bagi saya untuk melihat agama dan negara dalam peran itu, tapi pasar sebagai ruang transaksional antar pilihan justru merupakan ruang yang menawarkan pembebasan dari dwitunggal penindas Agama-Negara. Pasar adalah konsekuensi yang paling rasional dari pemenuhan hasrat imanen manusia akan kepenuhan dirinya tanpa harus menjebak dirinya dalam irasionalitas transendental agama dan negara. Alih-alih merupakan penindas, pasar justru adalah jalan keluar dari penindasan itu, meski tanpa kemungkinan akan kesempurnaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Individu sebagai subjek imanen tidak berada dalam dirinya lewat kehadiran yang-lain. Meski demikian yang-lain akan selalu berada bersama individu sebagai individu lain. Maka sosialitas dalam pemahaman ini tidak dapat dilihat sebagai yang ada di luar individu, tetapi yang berada bersama setiap individu. Dan sedikit komentar mengenai tritunggal penindas Agama-Negara-Pasar. Mudah bagi saya untuk melihat agama dan negara dalam peran itu, tapi pasar sebagai ruang transaksional antar pilihan justru merupakan ruang yang menawarkan pembebasan dari dwitunggal penindas Agama-Negara. Pasar adalah konsekuensi yang paling rasional dari pemenuhan hasrat imanen manusia akan kepenuhan dirinya tanpa harus menjebak dirinya dalam irasionalitas transendental agama dan negara. Alih-alih merupakan penindas, pasar justru adalah jalan keluar dari penindasan itu, meski tanpa kemungkinan akan kesempurnaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on “Kita Bukan Pemimpi&#8221; by Amato Assagaf</title>
		<link>http://www.journalbali.com/article-coloumn/articles/%e2%80%9ckita-bukan-pemimpi.html/comment-page-1#comment-2574</link>
		<dc:creator>Amato Assagaf</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 18:08:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=13531#comment-2574</guid>
		<description>Tinta merah itu pernah dipergunakan oleh hampir satu abad sosialisme di negeri-negeri yang tidak beruntung seperti negeri asal Zizek sendiri dan sekarang sedang dipergunakan untuk menuliskan nama Tuhan dan perintah-Nya di negeri-negeri seperti Afghanistan, Pakistan dan negeri saya sendiri. Selamat untuk Zizek, tapi kapitalisme yang &quot;busuk&quot; itu tidak akan pernah runtuh hanya karena para sosialis dan komunis seperti Zizek kehilangan tinta merah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tinta merah itu pernah dipergunakan oleh hampir satu abad sosialisme di negeri-negeri yang tidak beruntung seperti negeri asal Zizek sendiri dan sekarang sedang dipergunakan untuk menuliskan nama Tuhan dan perintah-Nya di negeri-negeri seperti Afghanistan, Pakistan dan negeri saya sendiri. Selamat untuk Zizek, tapi kapitalisme yang &#8220;busuk&#8221; itu tidak akan pernah runtuh hanya karena para sosialis dan komunis seperti Zizek kehilangan tinta merah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on “Kita Bukan Pemimpi&#8221; by Amato Assagaf</title>
		<link>http://www.journalbali.com/article-coloumn/articles/%e2%80%9ckita-bukan-pemimpi.html/comment-page-1#comment-2573</link>
		<dc:creator>Amato Assagaf</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 18:07:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=13531#comment-2573</guid>
		<description>Tinta merah itu pernah dipergunakan oleh hampir satu abad sosialisme di negeri-negeri yang tidak beruntung seperti negeri asal Zizek sendiri dan sekarang sedang dipergunakan untuk menuliskan nama Tuhan dan perintah-Nya di negeri-negeri seperti Afghanistan, Pakistan dan negeri saya sendiri. Selamat untuk Zizek, tapi kapitalisme yang &quot;busuk&quot; itu tidak akan pernah runtuh hanya karena para sosialis dan komunis seperti dia kehilangan tinta merah mereka.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tinta merah itu pernah dipergunakan oleh hampir satu abad sosialisme di negeri-negeri yang tidak beruntung seperti negeri asal Zizek sendiri dan sekarang sedang dipergunakan untuk menuliskan nama Tuhan dan perintah-Nya di negeri-negeri seperti Afghanistan, Pakistan dan negeri saya sendiri. Selamat untuk Zizek, tapi kapitalisme yang &#8220;busuk&#8221; itu tidak akan pernah runtuh hanya karena para sosialis dan komunis seperti dia kehilangan tinta merah mereka.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Kritik Komunitarian Michael Sandel atas Liberalisme by Amato Assagaf</title>
		<link>http://www.journalbali.com/article-coloumn/articles/kritik-komunitarian-michael-sandel-atas-liberalisme.html/comment-page-1#comment-2542</link>
		<dc:creator>Amato Assagaf</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Oct 2011 18:14:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=7437#comment-2542</guid>
		<description>Artikel yang sangat bagus. Tapi entah tidak dijelaskan di sini ataukah memang tanpa penjelasan yang cukup dari Sandel sendiri. Tersebar terlalu banyak tuduhan  dari pemikiran komunitarian Sandel (dan saya kira nyaris seluruh bentuk komunitarianisme lainnya) yang berangkat dari asumsi yang diandaikan benar menyangkut posisi negatif gagasan individualisme dan kebebasannya terhadap gagasan mengenai eksistensi ontologis konteks sosial. Semacam &quot;kebiasaan ilmiah&quot; dari hampir semua kritik atas liberalisme (dan individualisme) untuk menundukkannya di bawah &quot;fakta&quot; penjelas mengenai ruang hampa antara individu dan sosialitasnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel yang sangat bagus. Tapi entah tidak dijelaskan di sini ataukah memang tanpa penjelasan yang cukup dari Sandel sendiri. Tersebar terlalu banyak tuduhan  dari pemikiran komunitarian Sandel (dan saya kira nyaris seluruh bentuk komunitarianisme lainnya) yang berangkat dari asumsi yang diandaikan benar menyangkut posisi negatif gagasan individualisme dan kebebasannya terhadap gagasan mengenai eksistensi ontologis konteks sosial. Semacam &#8220;kebiasaan ilmiah&#8221; dari hampir semua kritik atas liberalisme (dan individualisme) untuk menundukkannya di bawah &#8220;fakta&#8221; penjelas mengenai ruang hampa antara individu dan sosialitasnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Udayana Scientific Club dan Bentara Budaya Bali Gelar Lomba Baca Puisi serta Dramatisasi Puisi 2011 by Udayana Science Club</title>
		<link>http://www.journalbali.com/news_1/udayana-scientific-club-dan-bentara-budaya-bali-gelar-lomba-baca-puisi-serta-dramatisasi-puisi-2011.html/comment-page-1#comment-2513</link>
		<dc:creator>Udayana Science Club</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 13:03:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=12859#comment-2513</guid>
		<description>Mas Habibi,

Salam Sastra,
terimakasih atas apresiasinya.. silakan Mas, untuk mendaftar bisa ke email ciptapuisibentarabali@yahoo.com. nomor kontak yang bisa dihubungi : (0361-9662428) (087860215667)
Oh ya Mas, panitia menyediakan wisma sederhana gratis untuk lima pendaftar pertama peserta baca puisi dari luar bali. sekarang sudah sisa dua Mas. Informasi selengkapnya bisa klik: bentarabudayabali.wordpress.com. 
Senang jika Mas dan kawan-kawan bisa turut berpartisipasi.

Salam hangat kami.
panitia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Habibi,</p>
<p>Salam Sastra,<br />
terimakasih atas apresiasinya.. silakan Mas, untuk mendaftar bisa ke email <a href="mailto:ciptapuisibentarabali@yahoo.com">ciptapuisibentarabali@yahoo.com</a>. nomor kontak yang bisa dihubungi : (0361-9662428) (087860215667)<br />
Oh ya Mas, panitia menyediakan wisma sederhana gratis untuk lima pendaftar pertama peserta baca puisi dari luar bali. sekarang sudah sisa dua Mas. Informasi selengkapnya bisa klik: bentarabudayabali.wordpress.com.<br />
Senang jika Mas dan kawan-kawan bisa turut berpartisipasi.</p>
<p>Salam hangat kami.<br />
panitia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Launching &#8220;BALI TOTAL GRUNGE&#8221; The Album Vol.I by ian wiasanggeni</title>
		<link>http://www.journalbali.com/events/launching-bali-total-grunge-the-album-vol-i.html/comment-page-1#comment-2510</link>
		<dc:creator>ian wiasanggeni</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 06:36:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=13457#comment-2510</guid>
		<description>Grunge Harga Mati!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Grunge Harga Mati!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Di Bawah Lindungan Ida Bhatara Arak Api by wayan jengki sunarta</title>
		<link>http://www.journalbali.com/culture/etnika/di-bawah-lindungan-ida-bhatara-arak-api.html/comment-page-1#comment-2505</link>
		<dc:creator>wayan jengki sunarta</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 13:07:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=7987#comment-2505</guid>
		<description>hehehe...asikkk...sekarang susah nyarik arak nomer satu...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehe&#8230;asikkk&#8230;sekarang susah nyarik arak nomer satu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Book Launching:  &#8220;A Woman Called Lasmi&#8221; by Nusya Kuswatin by Vinzei.com</title>
		<link>http://www.journalbali.com/events/book-launching-a-woman-called-lasmi-by-nusya-kuswatin.html/comment-page-1#comment-2494</link>
		<dc:creator>Vinzei.com</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 09:22:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=13371#comment-2494</guid>
		<description>good day I read your website and I think you&#039;re blog will be one of the bests if you keep up the good work!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>good day I read your website and I think you&#8217;re blog will be one of the bests if you keep up the good work!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on The 17th International Contemporary Art Festival SESC_Videobrasil by 網路行銷</title>
		<link>http://www.journalbali.com/events/the-17th-international-contemporary-art-festival-sesc_videobrasil.html/comment-page-1#comment-2455</link>
		<dc:creator>網路行銷</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 04:52:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=8688#comment-2455</guid>
		<description>WONDERFUL Post, Thanks for the share, will add it to my bookmark amd looking forward to come back soon !</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>WONDERFUL Post, Thanks for the share, will add it to my bookmark amd looking forward to come back soon !</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on The 50 Greatest Travel Books Of All Time by hypotheek berekenen</title>
		<link>http://www.journalbali.com/bali-yin-yang/the-50-greatest-travel-books-of-all-time.html/comment-page-1#comment-2454</link>
		<dc:creator>hypotheek berekenen</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 01:04:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.journalbali.com/?p=10532#comment-2454</guid>
		<description>I like this usefull information, for that reason I wanna thank you for posting it and I&#039;ll follow your blog even more when you&#039;ll keep up the good work!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I like this usefull information, for that reason I wanna thank you for posting it and I&#8217;ll follow your blog even more when you&#8217;ll keep up the good work!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

