Monday 22nd December 2014

Home » Events, News » Bali Tambah Wisata Air “New Kuta Green Park”

[JOURNALBALI.com] Bali menambah satu tempat wisata air dengan dibukanya “New Kuta Green Park” di Kawasan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Minggu.

Lokasi wisata di kawasan pantai dan perbukitan yang dikelola PT Bali Pecatu Graha (BPG) itu dibuka oleh Bupati AA Gde Agung dan dihadiri Dirut PTB PG Made Putrawan serta sejumlah tokoh masyarakat.

Made Putrawan mengatakan, objek wisata yang dikelola dengan konsep hijau itu didedikasikan untuk masyarakat Bali dan wisatawan lokal dari berbagai daerah dengan harga terjangkau.

“Untuk wisatawan lokal harga tiket hanya Rp35.000-an, sedangkan untuk turis asing tidak sampai Rp100 ribu. Kami mengelola objek ini tidak semata-mata mencari untung, tapi bagaimana memberikan alternatif wisata murah kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan bahwa kehadiran wisata air yang dilengkapi dengan berbagai permainan untuk anak-anak itu bukan untuk menyaingi objek yang sudah ada, melainkan melengkapi.

“Ini untuk melengkapi objek di Kuta Selatan, sehingga ada Kuta baru yang lebih tertata dengan jalan yang lebar dan tempat parkir yang dekat,” katanya.

Ia mengemukakan, pihaknya sangat peduli wilayah Pecatu yang sebelumnya dikenal sebagai daerah gersang dan berbukit-bukit lewat upaya penanaman ribuan pohon.

“Sekarang sudah bisa dirasakan bagaimana Pecatu tidak lagi gersang. Semoga 10 tahuN ke depan, kondisi ini bisa semakin membaik,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan air di objek wisata maupun unit usaha yang dikelola PT BPG di Pecatu menggunakan air laut yang disuling menjadi air tawar.

Kemampuan penyulingan air laut itu bisa menghasilkan air tawar 3.000 meter kubik per hari, sementara kebutuhan di kawasan Pecatu baru sekitar 1.000-an meter kubik per hari.

Sistem penyulingan sangat menguntungkan, karena tidak mengganggu keberadaan air bawah tanah dan sisa atau ampas dari air sulingan dimanfaatkan untuk kolam apung.

“Jadi nanti akan dilengkapi dengan kolam yang berisi air dengan kadar garam tinggi, sehingga kita bisa mengapung,” katanya.

Bupati Badung AA Gde Agung mengatakan, keberadaan objek wisata itu telah menyulap kawasan Pecatu yang tadinya gersang menjadi hijau.”Pecatu telah menjadi daerah tujuan wisata yang menarik dan segar serta diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah,” ucapnya.

Taman wisata air tawar yang dibangun di atas lahan seluas tiga hektare itu berada di areal New Kuta Village, kawasan Pecatu Indah Resort, di atas ketinggian bukit.

Lokasi itu menjadi satu bagian dengan lapangan golf. Selain penghijauan menggunakan jenis pohon lokal, objek itu menggunakan nama-nama jenis burung lokal untuk setiap wahana, seperti rajawali, rangkong, jalak bali, belibis dan lainnya sesuai karakternya.Secara bertahap akan dibangun penangkaran burung lokal di area taman wisata air ini.[]

Antaranews

  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • Twitter

Baca Juga

Leave a Reply

About Us | Contact Us
© 2010 Journal Bali · Subscribe:PostsComments