Friday 24th May 2013

Home » Life Style & Entertainment, Shopping » Katakanlah dengan Bunga

Katakanlah dengan bunga, begitu kata orang bijak. Ketika suka atau berduka bunga menjadi simbol ekspresi dalam menyatakan empati, dan itu berlaku secara universal. So, kalau hendak mencari beragam bunga di Jakarta, Pasar Rawabelong tempatnya.

KALAU Anda ke Pasar Rawabelong, janganlah membeli bunga hanya setangkai. Harus banyak, agar tidak berat di ongkos datang dan pergi. Harga bunga di sini antara seperlima hingga sepersepuluh dari harga di toko bunga atau florist di mall. Di Rawabelong sini bunga tidak dijual tangkai per tangkai. Minimal kemasan adalah lima hingga belasan tangkai.

Kabarnya, Rawabelong adalah pasar bunga terbesar di Asia Tenggara, dengan omset berkisar dari 15 hingga 20 milyar rupiah per bulan. Ini belum termasuk putaran uang pada perdagangan barang penunjang seperti pot, busa air, pesanan penghias pesta, dan lain-lain.Bunga segar datang dari Malang, Bandung, Cipanas dan daerah-daerah penghasil bunga lainnya.

Dulu Rawabelong sohor sebagai penghasil bunga segar, terutama anggrek. Sejak  generasi kakek atau ayah dari penjual sekarang. Sebagian besar kawasan Rawabelong masih berupa sawad dan tegalan yang digunakan untuk bertani bunga. Perdagangan bunga terjadi di pinggir jalan. Jaman Bang Ali menjadi Gubernur Jakarta, dibuatkan los-los pasar. Perubahan drastis mulai terjadi pada tahun 1980an. Hingga berkembang menjadi pasar yang sekarang yang dibangun pada tahun 1989 oleh Pemprov DKI. Perkembangan ini kemudian menyebabkan petani beralih menjadi pedagang, karena tanah lebih bernilai bila dijadikan bangunan perkantoran atau kos-kosan mahasiswa.

Di pasar sekarang ada sekitar 125 pedagang tetap yang menyewa kios-kios. Selain itu ada lebih dari 175 pedagang musiman yang membayar retribusi harian di lapak. Mawar, salah satu favorit, misalnya, terjual rata-rata 20,000 tangkai per hari.[]

  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • Twitter

Baca Juga

Leave a Reply

About Us | Contact Us
© 2010 Journal Bali · Subscribe:PostsComments